Thursday, May 21, 2020

√ Pengertian Thin Client

Pengertian Thin Client





1. Apakah yang dimaksud dengan thin client itu? Jelaskan! 
    Thin Client yaitu jaringan komputer terpusat, pemakai memakai komputer dengan spesifikasi minimum menjalankan aplikasi, memakai data dan daya komputer server. Thin client merupakan langkah lebih lanjut di luar jaringan computer. Thin client tidak men-d0wnl0ad arahan (sistem operasi atau aplikasi) dari server namun hanya menjalankannya secara lokal. Semua arahan dijalankan di server secara paralel untuk dilakukan beberapa klien. Thin client hanya berjalan pada user interface. Thin Client dirancang untuk efisiensi dan pemanfaatan penuh kemampuan komputasi dari komputer server yang dikala ini kekuatannya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan komputasi normal dan di sisi lain menurunkan biaya pemakaian, perawatan dan investasi perangkat secara keseluruhan dibanding solusi fat client 

2. Bagaimanakah cara kerja thin client itu? Jelaskan! 
    Konsep dasar cara kerja Thin Client Server Computing (TCSC) yaitu melaksanakan komputasi sesuai dengan input dari sisi Thin Client dan mengirimkanhasil output berupa gambar atau display yang akan ditampilkan dimonitor client.Dengan demikian, pada sisi client tidak diharapkan kemampuan komputasi yang besar mengingat aplikasi yang diharapkan semua sudah dijalankan oleh server. Dari thin client ke server: input keyboard dan mouse. Dari server ke thin client: berupa gambar atau tampilan melalui monitor. Untuk memungkinkan server melaksanakan proses sesuai input dari sisi client dan mengirimkan karenanya kembali, diharapkan software Terminal Server/Aplication Server, atau sistem operasi yang sudah mempunyai kemudahan tersebut. 

3. Apa kelebihan dan kekurangan dari thin client? Jelaskan! 
    a. Keuntungan utama thin client yaitu : Kemudahan pemeliharaan dengan manajemen tunggal yang hanya dilakukan melalui server. menyerupai instalasi / update aplikasi, penentuan pemakai, disk quota, sistem keamanan dan pemakai bebas memakai komputer mana saja, bahkan sanggup diakses pribadi dari Internet, jikalau Server terhubung ke Internet. Hal ini memberi kemudahan penggunaan thin client di luar kantor, kantor cabang, kios, kawasan pelayanan tanpa memerlukan konversi aplikasi eksisting, misal dengan memakai Java, Web dan sebagainya. Keuntungan kedua yaitu sanggup memakai komputer yang ada ( DOS/ Windows 31/Windows95) dengan atau tanpa hardisk 
    b. Kekurangan Thin client ini terdapat kelemahan yaitu harus mempunyai konektifitas jaringan yang baik sebab kita melaksanakan interaksi secara terus menerus dengan server sehingga dihentikan terjadi loss connection. Selain itu server harus mempunyai hardware yang anggun sebab secara bersamaan server akan mendapatkan request dari client secara bersamaan dan terus menerus.
Sumber http://www.warunginter.net/