Sunday, February 18, 2018

√ Kanker Rahim – Uterus

Kanker Rahim


Rahim ialah organ berongga dan berotot di mana janin tumbuh. Kanker rahim sanggup mulai di aneka macam pecahan uterus. Sebagian besar kanker rahim mulai di endometrium (lapisan dalam rahim). Ini disebut kanker endometrium. Sebagian besar kanker endometrium ialah adenocarcinoma (kanker yang dimulai di sel yang menciptakan lendir dan cairan lainnya).


Kanker sarkoma uterus ialah bentuk kanker rahim yang tidak umum yang terbentuk di otot dan jaringan yang mendukung uterus.


Tanda paling umum dari kanker endometrium ialah perdarahan v@gin@ yang tidak biasa. Kanker endometrium biasanya sanggup disembuhkan. Sarkoma rahim / uterus lebih sulit disembuhkan.


Rahim ialah organ berongga dan berotot di mana janin tumbuh √ Kanker Rahim – Uterus

Rahim (uterus). Sumber foto: Wikipedia


 


Penyebab kanker rahim


Penyebabnya masih belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang sanggup meningkatkan risiko kanker rahim ialah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi sanggup meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.


Beberapa faktor lain yang sanggup menyebabkan hormon yang tidak seimbang adalah:




  • Menstruasi dini atau menopause yang terlambat.




  • Obesitas.




  • Diabetes.




  • Terapi penggantian hormon.




  • Penggunaan tamoksifen jangka panjang.




Karena penyebabnya yang belum diketahui, langkah pencegahan yang niscaya untuk kanker rahim juga tidak ada. Meski demikian, langkah-langkah untuk mengurangi alhasil tetap ada. Misalnya:



  • Menjaga berat tubuh yang sehat.

  • Memperbanyak konsumsi kedelai.

  • Penggunaan jangka panjang untuk jenis kontrasepsi tertentu, contohnya pil KB (Keluarga Berencana) kombinasi.


 


Pengobatan kanker rahim




  • Histerektomi atau operasi pengangkatan rahim.




Histerektomi sanggup dilakukan untuk menyembuhkan kanker rahim stadium awal, namun menciptakan pasien tidak sanggup hamil.




  • Kemoterapi dan radioterapi.




Terkadang juga dipakai dan dikombinasikan dengan tindakan pembedahan. Selain itu, terapi hormon juga sanggup dilakukan untuk pasien yang belum menopause dan masih ingin mempunyai anak.


 


Gejala kanker rahim


Gejala yang paling umum terjadi dalam kanker rahim ialah perdarahan v@gin@. Diperkirakan sekitar 9 dari 10 penderita kanker rahim mengalami tanda-tanda ini.


Meski tidak semua perdarahan gila disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu waspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter jikalau ini terjadi. Gejala-gejala lain yang perlu Anda waspadai meliputi:




  • Perdarahan v@gin@ sesudah menopause dan di luar siklus menstruasi.




  • Perdarahan yang berlebihan dikala menstruasi.




  • Sekresi v@gin@ berbentuk cairan atau darah encer.




  • Sakit pada panggul.




  • Nafsu makan menurun.




  • Nyeri dikala berafiliasi secual.




  • Mual.




  • Kelelahan.




  • Rasa sakit pada perut pecahan bawah.




Para perempuan yang mengalami gejala-gejala di atas harus segera memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan apakah memang disebabkan oleh kanker rahim atau bukan. Namun apa pun penyebabnya, perlu dilakukan diagnosis dan pengobatan secepatnya.


 


Rahim ialah organ berongga dan berotot di mana janin tumbuh √ Kanker Rahim – Uterus

Rahim uterus anatomi. Sumber foto: Anatomist90 – Wikimedia


 


Penyebab kanker rahim


Penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Meskipun begitu, ada beberapa faktor yang sanggup meningkatkan risiko seseorang terkena kondisi ini, di antaranya:




  • Paparan terhadap estrogen




Estrogen merupakan salah satu hormon yang berfungsi untuk mengatur sistem reproduksi wanita. Bersama dengan progesteron, mereka bekerja sama untuk mengatur keseimbangan sistem reproduksi. Setelah menopause, produksi hormon progesteron berhenti total sedangkan produksi hormon estrogen tetap ada walau menurun drastis. Kadar hormon estrogen sanggup meningkat jikalau tidak diimbangi dengan hormon progesteron. Karena itu, risiko kanker rahim bagi perempuan yang sudah mengalami masa menopause cenderung lebih tinggi.


Wanita yang mengalami menopause pada usia yang lebih bau tanah dari rata-rata dan perempuan yang memulai menstruasi pada umur yang lebih muda mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker rahim. Alasannya ialah lantaran mereka terpajan estrogen untuk periode yang lebih usang dibanding perempuan yang memulai menstruasi lebih terlambat atau perempuan yang mengalami menopause pada usia yang normal.




  • Terapi penggantian hormon




Jenis terapi penggantian hormon estrogen sebaiknya hanya diberikan pada perempuan yang sudah menjalani histerektomi sedangkan jikalau rahim masih ada, terapi penggantian hormon kombinasi (estrogen dan progesteron) harus dipakai untuk menurunkan risiko kanker rahim.




  • Belum pernah hamil




Pada dikala kehamilan, kadar progesteron perempuan lebih tinggi dibanding estrogen. Karena itu, perempuan yang belum pernah hamil mempunyai risiko kanker rahim yang lebih tinggi.




  • Obesitas / kelebihan berat badan




Kadar estrogen dalam tubuh perempuan yang mengalami kelebihan berat tubuh atau obesitas lebih tinggi sehingga sanggup meningkatkan risiko kanker rahim lebih dari dua kali. Hal ini lantaran jaringan lemak akan menghasilkan esterogen tambahan, sedangkan tubuh tidak menghasilkan hormon progesteron tambahan untuk mengimbanginya.




  • Pengaruh usia




Sebagian besar kanker rahim menyerang perempuan lanjut usia yang sudah mengalami menopause.




  • Sindrom ovarium polisistik




Penderita sindrom ovarium polisistik berisiko tinggi terkena kanker rahim lantaran terpajan kadar estrogen yang tinggi.




  • Risiko diabetes tipe 2




Wanita yang menderita diabetes tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker rahim. Hal ini dikarenakan perempuan dengan diabetes tipe 2 cenderung mengalami kelebihan berat tubuh atau obesitas.




  • Penggunaan tamoksifen




Semua obat niscaya mempunyai risiko dan imbas samping, termasuk tamoksifen yang sanggup meningkatkan risiko kanker rahim bagi penggunanya.



  • Hiperplasia endometrium


Ini merupakan kondisi dimana lapisan rahim menjadi lebih tebal. Wanita yang mengalami kondisi ini mempunyai resiko lebih besar terkena kanker rahim.


 


Cara mendiagnosis kanker rahim


Kanker rahim belum tentu menjadi penyebab dari semua perdarahan yang tidak normal pada organ v@gin@, tetapi Anda dianjurkan untuk tetap memeriksakan diri ke dokter biar sanggup didiagnosis dengan pasti. Ada dua langkah yang dijalani untuk memastikan keberadaan kanker rahim, yaitu:




  • Tes USG transv@gin@l. Jenis USG ini dipakai untuk menyidik perubahan ketebalan dinding rahim yang mungkin diakibatkan oleh keberadaan sel-sel kanker.




  • Tes Darah. Sel kanker melepaskan beberapa zat kimia ke dalam darah penderita, yang sanggup dideteksi dengan menjalani pengujian darah.




  • Tes Biopsi. Langkah ini diterapkan dengan mengambil dan menyidik sampel sel-sel dari dinding rahim untuk dilihat di bawah mikroskop. Ada tiga cara untuk melaksanakan biopsi, yaitu dengan aspirasi jarum halus, hitereskopi dan kuret.




 


Stadium kanker rahim (uterus)




  • Stadium 1 – kanker hanya terdapat dalam rahim.




  • Stadium 2 – kanker sudah menyebar ke leher rahim atau serviks.




  • Stadium 3 – kanker sudah menyebar ke luar rahim dan menyerang jaringan di sekitar panggul atau noda limfa.




  • Stadium 4 – kanker sudah menyebar ke jaringan perut atau organ lain, contohnya   kantung kemih, usus besar, hati, atau paru-paru.




 


Jangan terpengaruhi untuk iklan pengobatan alternatif


Hal lainnya, pasien kanker harus menerima pengobatan yang sempurna dan dihentikan melewatkan fase emas pengobatan. Namun, seringkali masyarakat yang terdiagnosis kanker pada fase awal, justru terpengaruhi dengan iklan pengobatan alternatif yang menyesatkan yang ada di aneka macam media, baik media massa maupun media sosial.


Kita perlu mengawasi dan mengevaluasi efektifitas dan meneliti dampak lain yang ditimbulkan. Iklan yang jelas-jelas melanggar ketentuan tersebut, akan berdampak jelek dan menyebabkan kerugian, bahkan sanggup membahayakan lantaran pasien kehilangan fase emas pengobatannya dan menjadi tidak terselamatkan.


Banyak jenis pengobatan komplementer dan alternatif yang belum diuji secara ilmiah dan mungkin tidak aman. Bicaralah dengan dokter Anda wacana risiko dan manfaat sebelum Anda memulai pengobatan komplementer atau alternatif.


 


Daftar Jenis Kanker-Kanker Lainnya


Kanker sanggup dimulai di daerah manapun di tubuh. Ini dimulai dikala sel-sel tumbuh di luar kendali dan kerumunan sel normal. Hal ini menciptakan tubuh sulit bekerja sebagaimana mestinya. Memahami penyakit kanker sanggup membantu Anda untuk mengenal lebih terperinci “seperti apakah kanker itu?” Klik disini dan baca artikel pemahaman penyakit kanker ini hingga habis bersama contoh-contohnya!


 


Bacaan Lainnya



 



Unduh / Download Aplikasi HP Pinter Pandai


Respons “Ooo begitu ya…” akan lebih sering terdengar jikalau Anda mengunduh aplikasi kita!


Siapa bilang mau pandai harus bayar? Aplikasi Ilmu pengetahuan dan isu yang menciptakan Anda menjadi lebih smart!




Informasi: Pinter Pandai bukan sebagai pengganti Dokter. Jika Anda mempunyai tanda-tanda atau gejala-gejala atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang / individu berbeda. Selalu konsultasikan ke Dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.



                       


Pinter Pandai “Bersama-Sama Berbagi Ilmu”

Quiz | Matematika | IPA | Geografi & Sejarah | Info Unik | Lainnya








Sumber aciknadzirah.blogspot.com