Tuesday, January 9, 2018

√ Macam-Macam Kedaulatan Negara

Dalam menjalankan kekuasaannya, setiap negara mempunyai cara
yang berbeda. Salah satu komponen negara ialah adanya kedaulatan. Kedaulatan sebuah negara bermacam-macam. Berikut ini beberapa teori perihal kedaulatan negara:

a. Kedaulatan Tuhan
Menurut teori, kedaulatan berasal dari Tuhan yang diberikan kepada raja atau penguasa. Karena kehendak Tuhan bermetamorfosis ke dalam diri raja atau penguasa maka seorang raja dianggap sebagai utusan Tuhan atau wakil Tuhan. Segala peraturan yang dijalankan oleh penguasa bersumber dari Tuhan dan oleh lantaran itu, rakyat harus patuh dan tunduk kepada perintah penguasa. Penganut teori kedaulatan Tuhan ialah Agustinus, Thomas Aquinas, Marsillisius dan Stahl. Teori kedaulatan Tuhan diterapak di Ethiopia pada masa Raja Haile Selassi dan Jepang di masa Kaisar Tenno Heika.

b. Kedaulatan Raja
Kedaulatan suatu negara terletak di tangan raja lantaran raja merupakan penjelmaan kehendak Tuhan dan juga bayang dair Tuhan. Agar negara berpengaruh dan kokoh, raja harus mempunyai kekuasaan yang berpengaruh dan tidak terbatas sehingga rakyat harus rela menyerahkan hak dan kekuasaannya kepada raja. Tokoh-tokoh yang mempunyai paham kedaulatan raja ialah Machiavelli, Bodi, Hobbes dan Hegel. Pada masa modern, model kekuasaan ini telah ditinggalkan negara-negara di dunia lantaran kedaulatan raja cenderung membuat kekuasaan yang absolut.

Dalam teori ini juga ada asas yang menyatakan bahwa raja berada atas undang-undang atas individu yang hidup secara alamiah dan bebas akan bersifat serigala terhadap sesamanya. Untuk mengatur kondisi itu, individu harus rela menyerahkan hak-hak asasi dan hak kekuasaannya secara mutlak kepada penguasa yaitu raja.
 Salah satu komponen negara ialah adanya kedaulatan √ Macam-Macam Kedaulatan Negara
Pemilu ialah wujud kedaulatan rakyat

c. Kedaulatan Negara
Berdasarkan teori ini kekuasaan pemerintahan bersumber dari kedaulatan negara. Karena sumber kedaulatan dari negara, maka negara dianggap mempunyai kekuasaan yang tidak terbatas dan kekuasaan itu diserahkan kepada raja atas nama negara. Negara berhak untuk membuat aturan aturan oleh lantaran itu negara tidak wajib tunduk kepada hukum. Penganut teori ini ialah George Jellinek dan Paul Laband. Teori keduala negara pernah diaplikasikan di Rusia pada masa Tsar dan Jerman masa Hitler dan Italia pada masa Mussolini.

d. Kedaulatan Hukum
Menurut teori ini kekuasaan aturan merupakan kekuasaan ialah kekuasaan tertinggi. Kekuasaan negara harus bersumber pada aturan sementara aturan bersumber pada rasa keadilan dan kesadaran hukum. Berdasarkan teori ini suatu negara dibutuhkan menjadi negara aturan artinya semua tindakan penyelenggaraan negara dan rakyat harus didasarkan atas aturan yang berlaku. Penganut teori ini ialah H. Krabbe dan Kranenburg. Sebagian besar negara Eropa dan Amerika memakai teori kedaulatan hukum.

e. Kedaulatan Rakyat
Teori kedaulatan rakyat menyatakan bahwa kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Rakyat menunjukkan kekuasaannya kepada penguasa untuk menjalankan pemerintahan melalui sebuah perjanjian yang disebut kontrak sosial. Penguasa negara dipilih dan ditentukan atas kehendak rakyat melalui perwakilan dalam pemerintahan. Demikian pula sebaliknya, penguasa negara harus mengakui dan melindungi hak-hak rakyat serta menjalankan pemerintahan menurut aspirasi rakyat. Apabila penguasa negara tidak sanggup menjamin hak-hak rakyat dan tidak sanggup memenuhi aspirasinya maka rakyat akan mengudeta pemerintahan.

Penganut teori kedaulatan rakyat ialah Solon, John Locke, Montesquieu, J.J Rosseau. Teori kedaulatan rakyat hampir diterapkan diseluruh dunia, namun pelaksanaannya tergantung pada rezim yang berkuasa, ideologi dan kebudayaan masing-masing negara.

Gambar: disini

Sumber http://www.gurugeografi.id