![]() |
| Ngeblog bisa daftar haji |
Perjuangan itu perlu proses, begitu juga dengan dunia blogging. Saya mulai ngeblog semenjak bulan Maret 2009. Itupun modalnya bukan laptop sendiri tapi computer santunan dari sobat alasannya yaitu jarang dipakai. Beruntung waktu itu ada paket internetan gratisan selama setahun dari salah satu operator seluler di tanah air sehingga bisa mengeksplor apapun yang ingin saya pelajari dari Google.
Awal ngeblog hanya menulis soal-soal pelajaran untuk murid-murid saya. Tetapi usang kelamaan asyik dengan profesi sampingan saya tersebut. Hingga kesannya memanfaatkan blog saya untuk menulis artikel wacana aneka macam hal yang saya gemari ketika itu.
Dari sekedar menulis biasa kesannya mulai bersemangat dan menggelutinya secara serius dunia blogging. Karena pengunjung blog semakin hari semakin banyak, dari yang awalnya hanya puluhan (itupun alasannya yaitu dilihat sendiri), terus meningkat hingga ratusan. Sehingga kebiasaan ini kesannya memacu saya untuk mengikuti lomba menulis yang diadakan oleh salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia cabang Cirebon pada bulan Nopember 2010.
Tidak disangka-sangka ternyata goresan pena saya berhasil meraih penghargaan sebagai juara pertama Lomba Cirebon Blogger Competition dan berhak atas hadiah sebuah netbook Axioo Pico. Penerimaan hadiah diberikan secara pribadi di kantor Telkom Cabang Cirebon bersama rekan-rekan blogger yang lainnya pada tanggal 22 Pebruari 2011. Laptop itu awal mula saya menggeluti blog, dan menggantikan komputer santunan dari sobat saya.
Pada bulan Juni tahun 2011 mulai mengenal monetize atau monetisasi dari blog. Artinya seorang blogger bisa mendapat penghasilan dari blog dengan memasang iklan di blognya. Karena pada waktu itu daftar adsense agak susah kesannya daftar publisher lokal dari Indonesia yang kini sudah gulung tikar. Dari situ pula saya mengenal apa itu goresan pena berbayar atau istilahnya Job Review dengan bayaran jutaan.
Karena tidak ada komunitas blogger di tempat saya, kesannya saya sering mencar ilmu ke aneka macam tempat yang sering mengadakan acara blogger. Disitu saya mulai memahami cara-cara menarik pengunjung ke blog kita semoga bisa mendapat penghasilan yang banyak dari blog.
Sejak menang lomba blog, kesannya saya kecanduan mengikuti aneka macam lomba blog. Ini beberapa hadiah yang pernah saya terima. Dari yang berhadiah modem, uang tunai, handphone, laptop bahkan yang paling berkesan yaitu mendapat sapi untuk kurban. Dalam hati kecil berkata seorang blogger bisa berkurban atau beramal melalui tulisan, bukan hanya dengan uang.
Karena sering mendapat job atau penghasilan dari blog. Maka semenjak tanggal 7 Desember 2015 saya bertekad untuk menabung semoga bisa daftar haji. Caranya dengan mengumpulkan recehan dari blog, ada yang pay per post dari dibayar 150 ribu hingga 1 jutaan, pay per click, dan lain-lain.
Tantangan menabung untuk bisa daftar haji memang sangat berat. Karena kebutuhan sehari-hari dan menyekolahkan anak yang diluar daerah. Saat itu penghasilan dari Google adsense gres bisa cair 2 hingga 3 bulan sekali. Tetapi hal tersebut tidak menyurutkan saya untuk memenuhi membulatkan tekan bisa pergi haji ke tanah suci.
Salah satu caranya yaitu dengan mengumpulkan uang dari blog kemudian ditabungkan. Seringnya mendapat hadiah lomba mirip hp dan laptop menciptakan saya memutar otak, terkadang ada yang digunakan sendiri dan keluarga, ada juga yang dijual, kemudian hasilnya sebagian ditabungkan sebagian untuk kebutuhan sehari-hari. Hasil penjualan barang-barang tersebut dimasukkan ke rekening tabungan mabrur dari Bank Syariah Mandiri
Dari ratusan ribu terus bertambah hingga jutaan bahkan puluhan juta dan kesannya di bulan Juni 2019 ini mencapai batas 25 juta dan bisa digunakan untuk mendapat porsi haji. Ada sesuatu keajaiban yang Allah berikan kepada saya yakni rejeki dari blog yang diluar biasanya.
Dalam satu bulan penghasilan dari bisa mencapai 8 digit atau setara dengan 7 kali honor PNS saya sehingga bisa pribadi melunasi untuk biaya haji. Tabungan haji ini murni semuanya merupakan penghasilan dari blog bukan dari honor atau uang sertifikasi.
Walaupun saya belum pergi berhaji, alasannya yaitu harus menunggu waktu pemberangkatan yang diperkirakan 16 tahun ke depan, tetapi mendapat porsi haji menyerupai sudah menapakkan kaki untuk berangkat haji. Karena total biaya keseluruhan haji akan ditentukan pada ketika sebelum pemberangkatan.
Dalam perjalanan sebelum mencapai 25 juta, saya sering mendapat hadiah baik berupa uang atau barang. Saya selalu sisihkan 2,5% dari total harga uang atau barang tersebut untuk orang-orang yang tidak bisa disekitar kita. Orang yang diberi zakat tersebut selalu mendoakan dan ternyata doanya luar biasa.
Dari dongeng ini saya bisa mengambil hikmah, jikalau kita mempunyai niat untuk ibadah dan sungguh-sungguh maka Allah akan mengabulkan segala doa kita. Asalkan niatnya dan doanya sungguh-sungguh Insya Allah akan mengabulkan permohonan kita. Kita tidak punya uang jangan takut kita berusaha, berdoa dan Allah berikan jalannya.
Tulisan ini bukan untuk pamer atau riya tetapi mengingatkan diri sendiri, jikalau kita yakin akan sesuatu maka Allah akan menawarkan yang terbaik. Jangan pernah mengeluh dan tetap istiqomah untuk rekan-rekan blogger pemula. Jika kalian yakin dengan sesuatu Insya Allah dikabulkan segala doa kita.
Mudah-mudahan goresan pena ini menginspirasi rekan-rekan blogger semua. Dan saya mohon doanya semoga Allah menawarkan saya panjang umur, dan kesehatan hingga keberangkatan nanti… Aamiin..
